Penyakit Asam Urat Gejala dan Faktor Resikonya

Lebih Dekat dengan Penyakit Asam Urat – Gejala dan Faktor Resikonya

Penyakit asam urat selalu identik sebagai penyakit “langganan” orang tua. Tetapi apakah Anda tahu, penderita asam urat kini bukan lagi hanya orang tua, tetapi juga mulai banyak muncul pada kalangan remaja, bahkan anak-anak. Rasa sakit dan ngilu pada persendian ini kini tak boleh diabaikan.

Meski sepintas kelihatan tak berbahaya dan tidak menyebabkan kematian, namun siapa sangka bahwa asam urat ternyata bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, terutama jika penyakit ini sudah masuk ke dalam tahapan kronis. Agar Anda semakin banyak tahu mengenai penyakit ini, mari simak penjelasan tentang asam urat dalam artikel ini.

  • Pengertian Asam Urat

Asam urat adalah sisa metabolisme oleh tubuh yang umum dianggap normal dalam darah dan urin. Asam urat juga bisa dihasilkan sebagai sisa metabolisme kita ketika mengkonsumsi bahan pangan yang kaya purin, yang tergolong sebagai protein. Jadi jangan salah, asam urat sebenarnya alami terdapat pada tubuh kita.

Banyak orang menghubungkan asam urat dengan konsumsi bahan pangan yang tinggi purin, misalnya jeroan, melinjo, dan kerang. Sayangnya, penyebab asam urat tak hanya terbatas pada konsumsi makanan sehari-hari. Banyak faktor lain yang menyebabkan mengapa asam urat tiba-tiba kambuh.

Nah, bagaimana seseorang disebut terkena serangan asam urat? Seseorang dikategorikan terkena penyakit asam urat jika memiliki kadar asam urat diatas 7 mg/dl bagi pria, serta 6 mg/dl bagi wanita. Sedangkan, anak-anak yang belum pubertas terkena penyakit ini jika kadar asam uratnya diatas 3,5 mg/dl.

  • Mengapa Kadar Asam Urat Tinggi?

Ginjal memegang peranan penting dalam mengontrol kadar asam urat dalam darah. Kadar asam urat normal dalam darah seseorang umumnya adalah 3,5 hingga 6 mg/dl. Pembuangan asam urat dalam urin yang terlalu sedikit atau konsumsi purin yang berlebihan dapat membuat kadar asam urat dalam darah tinggi.

Efeknya adalah hiperurisemia, yaitu suatu kondisi dimana kadar asam urat dalam darah seseorang melebihi batas normal. Asam urat dapat menyerang sewaktu-waktu ketika kadar asam urat melebihi batas yang bisa ditolerir tubuh. Tubuh mendadak akan merasakan nyeri di bagian persendian.

  • Penyebab Penyakit Asam Urat

     

    Penyakit asam urat

                                                   Gejala penyakit asam urat

Secara garis besar, Gejala penyakit asam urat bisa disebabkan karena dua hal, yaitu produksi asam urat dalam tubuh yang tinggi, atau pembuangan asam urat melalui urin yang berkurang. Berbagai faktor dari luar maupun dalam tubuh juga turut mempengaruhi penyebab penyakit ini. Ini dia beberapa penyebab mengapa terjadi asam urat.

  • Mengkonsumsi terlalu banyak makanan berkadar purin tinggi, misalnya bayam, melinjo, jeroan dan daging, kalkun dan angsa, buncis, bunga kol, kacang merah dan kacang tanah.
  • Faktor keturunan. Beberapa orang memproduksi asam urat beerlebih karena adanya metabolisme tubuh yang tidak normal.
  • Mengidap penyakit tertentu, misalnya sedang menjalani kemoterapi atau pengobatan kanker, sedang mengalami leukimia (kanker sel darah putih, red.) dan hemolisis (sel darah merah mudah pecah), gagal ginjal, hipertensi (tekanan darah tinggi).

Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya salisilat, obat anti TBC, dn obat diuretik.

  • Aktivitas fisik dan olahraga yang terlalu berat.
  • Suku, ras, dan bangsa. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa suku dan ras ternayat berpengaruh terhadap resiko terkena hiperurisemia. Hal ini terjadi karena letak geografis dan budaya masyarakat setempat dikaitkan dengan konsumsi makanannya. Suku di Asia Tenggara punya kecenderungan untuk mengidap penyakit asam urat.
  • Kegemukan atau obesitas.
  • Gejala Penyakit Asam Urat

Kebanyakan penderita asam urat akan mengeluh karena merasakan ngilu dan nyeri di bagian persendian. Umumnya hal ini terjadi pada malam atau menjelang pagi hari. Persendian yang diserang adalah persendian yang umumnya mendapat tekanan yaitu pergelangan kaki, siku, dan lutut. Bagian jempol kaki juga menjadi sasaran umum asam urat.

Banyak penderita juga merasakan ngilu persendian yang disertai dengan keluhan lain, misalnya pembengkakan pada bagian sendi, kemerahan, menggigil, serta irama jantung yang lebih cepat.

Bagi penderita asam urat tahap awal, gejala asam urat biasanya terjadi tanpa disadari. Ini terjadi karena asam urat dapat muncul dan hilang dalam sekejap.

Meski tak terjadi setiap saat, Anda tidak boleh menyepelekan penyakit ini. Serangan asam urat akan lebih parah dan lama jika tidak segera diobati dalam jangka waktu lama.  Jika sudah dalam tahapan kronis, bagian persendian akan memunculkan tofus setelah 10 hingga 11 tahun sejak serangan asam urat pertama terjadi. Tofus adalah bagian menonjol pada persendian. Jika sampai terbentuk tofus, maka asam urat akan sering kambuh dalam waktu-waktu tertentu, umumnya 6 kali setahun.

  • Pengobatan Asam Urat

Bagaimana pengobatan asam urat yang tepat? Ada banyak cara mengatasi asam urat, baik melalui terapi medis maupun non medis. Terapi medis dilakukan dengan memberi obat-obatan pereda nyeri serta obat-obatan dengan fungsi tertentu yang biasanya diberikan oleh dokter kepada pasien. Terapi medis ini memang ampuh, tetapi memiliki kelemahan.

Kelemahan utama terapi ini adalah tidak bisa diterapkan pada penderita asam urat kronis. Pemberian obat-obatan dalam jangka panjang akan berefek negatif pada ginjal pasien.

sehingga sebaiknya penderita asam urat kronis meninggalkan opsi tersebut. Ginjal dapat bekerja terlalu keras, sehingga dalam pengobatan jangka panjang dapat memicu terjadinya gagal ginjal di kemudian hari.

Terapi non medis bisa menjadi alternatif bagi penderita asam urat kronis agar sembuh dari penyakit ini. Salah satunya adalah terapi herbal, melalui pengobatan yang bersumber dari bahan-bahan alami.

Alam menyediakan berbagai tanaman yang dapat mengobati berbagai penyakit. Melalui berbagai penelitian yang berkembang, setiap tanaman memiliki khasiat tertentu dalam melawan penyakit.

Sebagai pengobatan penyakit asam urat, salah satu tanaman yang ampuh membasmi penyakit ini adalah daun salam (Syzygium polyanthum). Khasiat daun salam juga tak hanya sebatas pada penyembuhan asam urat, tetapi juga bisa digunakan untuk penyakit lain, misalnya hipertensi dan kolesterol. Senyawa tanin dan flavonoida yang terkandung dalam daun salam membuat tanaman ini tidak dapat diremehkan.

Dahulu, agar dapat mengobati asam urat, sejumlah daun salam bisa direbus dengan air, lalu air rebusan dapat diminum langsung hangat-hangat. Sayangnya, cara ini kurang efektif karena setiap hari harus tersedia daun salam segar di rumah.

Selain itu, preparasi yang membutuhkan waktu lama seringkali dianggap ribet dan kurang afdol, terutama bagi Anda yang hanya punya sedikit waktu di rumah.

Adanya era teknologi memungkinkan Anda mendapatkan ekstrak penyembuh asam urat dengan cara yang mudah. Kini Anda tak perlu repot mencari daun salam segar setiap hari. Obat herbal penyembuh asam urat yang berasal dari ekstrak daun salam kini bisa didapatkan lebih mudah, bahkan hanya dalam sekali klik. Ketahui berbagai obat herbal asam urat yang tersedia di halaman depan kami disini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *